PRINGSEWU, Sir Lampung News – 441 warga Kabupaten Pringsewu menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial RI. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila bersama Staf Ahli Wakil Menteri Sosial RI dan Kepala Sentra Handayani Jakarta di Lobi Kantor Bupati Pringsewu, pada Rabu (29 April 2026). Para penerima bantuan senilai Rp 892.704.183 ini adalah mereka yang terdata dalam DTSEN desil 1-5.
Adapun para penerima bantuan tersebut, terdiri dari 107 lansia (lanjut usia), 178 penyandang disabilitas, 69 anak-anak, dan 87 tuna sosial, korban penyalahgunaan NAPZA dan ODHIV. Dengan jenis bantuan, yakni pemenuhan hidup layak 423 orang, wirausaha 55 orang, dan alat bantu 22 orang, tersebar di 9 kecamatan, yaitu Adiluwih (19 orang), Ambarawa (18 orang), Banyumas (25 orang), Gadingrejo dan Pagelaran (masing-masing 91 orang), Pantura (5 orang), Pardasuka (12 orang), Pringsewu (152 orang), serta Sukoharjo (28 orang).
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila mengapresiasi bantuan yang diberikan Sentra Handayani Kementerian Sosial RI kepada Pemkab Pringsewu untuk disalurkan kepada masyarakat yang memerlukan. Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI No.7 Tahun 2022 tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) disebutkan bahwa ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial melalui kegiatan dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, perawatan sosial dan/atau pengasuhan anak, dukungan keluarga, terapi fisik, terapi psikososial, terapi mental spiritual, pelatihan vokasional, pembinaan kewirausahaan, bantuan sosial dan asistensi sosial, serta dukungan aksesibilitas.
“Saya berharap melalui fasilitasi Sentra Handayani Kementerian Sosial RI, berdampak positif bagi peningkatan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pringsewu. Selanjutnya kepada para pendamping sosial, PSM, TKSK, Puskessos, serta seluruh relawan sosial di setiap pekon dan kelurahan, kiranya dapat senantiasa berkolaborasi dan bersinergi, serta kerja ikhlas dalam memfasilitasi dan membantu masyarakat yang membutuhkan layanan sosial. Semoga menjadi ladang amal yang penuh berkah,” harapnya.
Sementara itu, Staf Ahli Wakil Menteri Sosial RI Alif Kamal mengungkapkan beberapa hal yang menjadi concern Kementerian Sosial, diantaranya penghapusan dan pengentasan kemiskinan serta kemiskinan ekstrem. Penerima bantuan terdiri dari kelompok anak-anak berupa alat-alat sekolah dan kebutuhan nutrisi. Sedangkan untuk penyandang disabilitas berupa alat bantu. Sementara untuk yang masih usia produktif diberikan bantuan wirausaha yang sifatnya masih rintisan, dan bisa dilanjutkan dengan program pemberdayaan sosial ekonomi.
“Kalau program rintisan wirausaha mungkin nilainya sekitar Rp 2,5 juta, sedangkan di program pemberdayaan sosial ekonomi sekitar Rp 5 juta. Mudah-mudahan mereka yang mendapatkan program rintisan nantinya ada kelanjutan melalui program pemberdayaan sosial ekonomi.
Alif menyampaikan berdasarkan Inpres No.44 Tahun 2025 para penerima bantuan ini harus masuk dalam DTSEN terutama desil 1 sampai 5. Karenanya ia meminta pemerintah daerah agar warga yang akan diberikan bantuan agar dapat diverifikasi dan divalidasi kembali.
Dalam pada itu, Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil mengatakan pemberian bantuan ATENSI ini merupakan kerja bersama antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Karena bagaimanapun pemerintah tidak membedakan antara pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hanya kewenangannya saja yang berbeda.
“Kehadiran negara pada prinsipnya adalah untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Jadi kita hadir bersama-sama untuk bekerja sama dan berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat atau warga negara Republik Indonesia termasuk tentunya masyarakat Kabupaten Pringsewu,” ujarnya, pada kegiatan yang juga dihadiri anggota DPRD Pringsewu Dedi Sutarno, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan, Kadis Sosial Debi Hardian beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Ketua TP-PKK Pringsewu Ny.Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas, serta Ketua DPW Ny.Nisma Andi Purwanto.
Secara terpisah, Kadis Sosial Pringsewu Debi Hardian menambahkan pemberian bantuan tersebut adalah untuk memfasilitasi keluarga penerima manfaat di Kabupaten Pringsewu bagi mendapatkan bantuan ATENSI dari Kementerian Sosial RI. Hal ini dalam rangka newujudkan taraf kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas, adil, sejahtera lahir dan batin, mandiri, serta bermartabat.
“Sedangkan dipilihnya lobi Kantor Bupati Pringsewu untuk lokasi penyerahan bantuan sosial ini, adalah untuk lebih mendekatkan hubungan antara masyarakat dengan Pemkab Pringsewu. Sebab, banyak diantara masyarakat kita yang belum tahu dan belum pernah datang atau melihat Kantor Bupati Pringsewu atau bagaimana Komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu ini. Dengan demikian mereka bisa tahu dan melihat dan bahkan merasakan suasana di Kantor Bupati Pringsewu ini,” ujarnya. (*/Yono)












Komentar