LAMPUNG UTARA – Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Fikri Yasin, S.I.Kom., M.I.Kom., bersama Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, Erizal, S.Ag., S.H., M.H., dijadwalkan hadir di Kabupaten Lampung Utara pada Kamis,(01/10/2026).
Keduanya akan menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Lampung Utara yang dirangkai dengan peluncuran buku karya Dr. Suwardi, S.H., M.H., CM., CPCLE., CPS., berjudul Sang Surya Enggan Redup: Kepemimpinan Transformatif AMM dan Rejuvenasi Martabat Muhammadiyah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi. Dalam pelantikan tersebut, Suwardi akan dikukuhkan sebagai Ketua Umum FOKAL IMM Lampung Utara.
Sebelum menghadiri rangkaian kegiatan di Gedung Pusiban Agung, Fikri Yasin dan Erizal dijadwalkan mengikuti agenda bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara pada pagi hari.
Ketua Umum FOKAL IMM Lampung Utara, Suwardi, mengatakan kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar FOKAL IMM, mengingat keduanya merupakan alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Fikri Yasin saat ini mengemban amanah sebagai Bendahara Umum Pimpinan Pusat FOKAL IMM, sedangkan Erizal merupakan penasihat Pimpinan Wilayah FOKAL IMM Provinsi Lampung.
“Kehadiran para alumni dari berbagai jenjang kepemimpinan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun jejaring, sekaligus membicarakan kontribusi FOKAL IMM bagi masyarakat dan pembangunan di Lampung Utara,” ujar Suwardi.
Menurutnya, pertemuan tersebut juga diharapkan dapat membuka ruang dialog antara alumni IMM dengan pemerintah daerah, khususnya terkait berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lampung Utara.
Nama Fikri Yasin sebelumnya mendapat perhatian publik setelah terlibat dalam inspeksi mendadak Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada 23 September 2026. Setelah kegiatan tersebut, Ombudsman RI menyampaikan hasil pengawasan kepada publik.
Sementara itu, peluncuran buku Sang Surya Enggan Redup menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan FOKAL IMM Lampung Utara. Buku tersebut merupakan refleksi intelektual Suwardi mengenai masa depan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang telah lebih dari satu abad berkontribusi dalam kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan.
Dalam bukunya, Suwardi mengangkat isu regenerasi kepemimpinan di lingkungan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM). Gagasan tersebut berangkat dari perubahan sosial yang berlangsung cepat, perkembangan teknologi, dinamika politik, serta tantangan global yang semakin kompleks.
Suwardi menilai generasi penerus Muhammadiyah perlu mampu mempertahankan nilai dan tradisi gerakan sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, kepemimpinan transformatif tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memimpin, tetapi juga kemampuan membaca perubahan, melahirkan gagasan, dan menerjemahkannya dalam kerja nyata bagi umat dan masyarakat.
Peluncuran buku tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang pertukaran gagasan dan diskusi mengenai arah kepemimpinan generasi muda Muhammadiyah.
“FOKAL IMM diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi alumni, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun budaya intelektual, memperkuat jejaring, dan mengambil bagian dalam menjawab persoalan publik di Lampung Utara,” kata Suwardi.
Rangkaian kegiatan pada 1 Oktober 2026 tersebut sekaligus menjadi momentum mempertemukan alumni IMM dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi hingga daerah. Pelantikan menjadi awal masa kerja kepengurusan FOKAL IMM Lampung Utara, sementara peluncuran buku menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya regenerasi dan kepemimpinan transformatif bagi keberlanjutan gerakan Muhammadiyah. (*/Kandar)











Komentar