LAMPUNG, Sir Lampung News — PT Garuda Mas Anugerah (GMA) Mega Pro terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis kebersamaan melalui sistem distribusi affiliate. Gerakan tersebut diwujudkan melalui pengembangan produk kesehatan herbal sekaligus pemberian berbagai peluang dan manfaat ekonomi bagi para anggotanya.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Gebyar Ekonomi Kebersamaan GMA Mega Pro. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk Wakil Gubernur Lampung dr Jihan Nurlela dan Ketua Komisi I DPRD Lampung Gerinca Riza Pahlevi.
Wakil Gubernur Lampung dr Jihan Nurlela mengatakan, perkembangan teknologi telah membuka peluang ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kondisi dunia kerja saat ini berbeda dibandingkan 20 tahun lalu. Teknologi membuat berbagai peluang dan akses ekonomi semakin terbuka sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan potensi masing-masing.
“Teknologi mempermudah semuanya, termasuk dalam menopang perekonomian. Inilah yang dimanfaatkan GMA,” kata Jihan.
Ia mengajak masyarakat tidak selalu menunggu adanya panggung besar untuk memulai usaha dan mengembangkan diri.
“Jangan menunggu panggung besar dulu untuk memulai karena panggung selalu ada. Ayo buat panggung sendiri untuk terus berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Lampung Gerinca Riza Pahlevi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Gebyar Ekonomi Kebersamaan GMA Mega Pro.
Menurut Gerinca, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat.
“Ini adalah langkah luar biasa untuk mendukung pemerintah di bidang kesehatan dan ekonomi. Karenanya kami sangat mendukung,” kata Gerinca.
Pendiri GMA Mega Pro, KH Dr Effendi Choiri, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut lahir dari kegelisahan terhadap dampak pandemi Covid-19 yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, terutama kesehatan dan ekonomi.
Berangkat dari kondisi tersebut, Effendi bersama sejumlah rekannya berdiskusi untuk mencari cara ikut membantu pemulihan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan ekonomi.
“Dari situlah lahir GMA Mega Pro dengan produk kesehatan herbal dari tanaman bunga telang, kopi dan sebagainya, dengan sistem distribusi affiliate atau Gerakan Ekonomi Kebersamaan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Choi tersebut.
Menurut dia, GMA Mega Pro kini telah memiliki sekitar 10.000 anggota dan pengguna di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.000 orang tercatat sebagai pengguna dan distributor aktif.
Gus Choi juga menyebut produk yang dipasarkan GMA Mega Pro telah melalui proses perizinan dan sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Seluruh produk halal dan sudah BPOM serta terbukti sangat berkhasiat,” katanya.
Salah seorang anggota GMA Mega Pro asal Kota Agung, Herawati, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti program tersebut.
Herawati mengaku memperoleh berbagai manfaat, termasuk bonus perjalanan ke sejumlah destinasi dalam dan luar negeri. Selain itu, ia juga menerima berbagai bonus lainnya, seperti kendaraan bermotor dan perangkat elektronik, yang menurutnya diperoleh dari akumulasi poin.
Testimoni tersebut menjadi bagian dari cerita para anggota dalam kegiatan Gebyar Ekonomi Kebersamaan GMA Mega Pro yang mengusung semangat membuka peluang ekonomi melalui kebersamaan, teknologi, dan sistem distribusi affiliate. (*/Yono)












Komentar