LAMPUNG UTARA – Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, bersama Wakil Bupati Romli, secara aktif mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Siger Setdakab Lampung Utara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk memberantas praktik korupsi di wilayahnya, (23/06/2025).
Rapat yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Lekok, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dan perangkat daerah dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi ini adalah optimalisasi Monitoring Center for Prevention (MCP), sebuah sistem yang dirancang untuk memantau dan mencegah potensi korupsi sejak dini.
Melalui MCP, pemerintah daerah Lampung Utara berupaya meningkatkan efektivitas pengawasan internal serta memperkuat mekanisme pencegahan korupsi secara berkelanjutan.
Bupati Hamartoni menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pemerintahan. Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program pemberantasan korupsi dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Rapat ini juga membahas berbagai strategi penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Penguatan sistem pengendalian internal dan pelaporan keuangan yang transparan menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang bebas dari korupsi.
Lampung Utara terus berupaya menjadi contoh daerah yang mampu mengelola sumber daya dan anggaran secara transparan dan bertanggung jawab, demi kemajuan dan kesejahteraan warga. (SR-DAR/*)











Komentar