PESAWARAN – Momentum bersama mendorong anak tumbuh belajar dan bermimpi setinggi-tingginya dengan kasih sayang dan perhatian dari para guru dan orang tua, merupakan hak anak yang menjadi titipan dan masa depan bangsa. tentunya menjadi tugas kita bersama.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, bebas dari kekerasan, bullying, dan eksploitasi. Kita ingin setiap anak di Pesawaran bisa sekolah dengan layak, sehat, bahagia, dan punya ruang untuk berkarya.
Disampaikan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Ali mewakili Bupati Pesawaran Hj, Nanda Indira B saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pesawaran di Sport Center MTS Negeri 2 Pesawaran di Desa Gunung Rejo Kecamatan Waylima Kabupaten setempat. Rabu (29/07/2026).
“Tema tahun ini “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” mengingatkan kita semua untuk menyayangi anak bukan hanya dengan kasih sayang, tapi juga dengan perlindungan dan kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi setinggi-tingginya,” jelas Anton saat membacakan sambutan.
Kemudian disampaikannya, kepada para orang tua, guru, dan seluruh masyarakat mari kita jadi teladan.
“Dengarkan anak-anak kita, libatkan mereka, dan lindungi hak-haknya. Karena membangun masa depan bangsa, dimulai dari membangun masa depan anak-anak kita hari ini,” dalam pesannya.
Sambutan kemudian ditutup dengan ucapan Selamat Hari Anak Nasional ke-42. Teruslah tersenyum, teruslah bermimpi, teruslah jadi anak-anak hebat kebanggaan Kabupaten Pesawaran.
Kemudian Wakil Bupati menambahkan, anak merupakan pondasi bagi masa yang akan datang sebagai generasi penerus bangsa, oleh karena itu pondasi akhlak harus ditanamkan dari usia dini, dekatkan anak dengan pemahaman adab, sopan santun sebagai pondasi utama, selain mental dan karakter fisik juga merupakan hal yang harus mendapat perhatian.
“Paling utama kita sekolah bukan hanya sekedar mencari ilmu, tetapi harus lebih belajar adab, bagaimana menghormati orang tua, guru, karena ilmu tanpa akhlak akan sia-sia,” tegasnya.
Antonius M Ali mengharapkan optimalisasi kolaboratif serta kerjasama lintas sektor dalam menjaga anak dari kekerasan dan perundungan.
“Momentum untuk evaluasi dan membangun kembali karakter anak agar dapat tumbuh menjadi generasi emas,” tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak berkebutuhan khusus dan anak yatim dan duafa.
Diketahui hadir dalam acara, Wakil Bupati Pesawaran Antonius M Ali didampingi Ketua TP PKK Cindy Aria Anton, Asisten l Sunyoto, Kadis P3AP2KB Maisuri, Kadis Pendidikan Anca Martha Utama, Kadis Perpursip Halimah Zakaria, Kandepag Pesawaran H. Farid Wajedi. Camat Waylima Iksan Iskafi, Kapolsek Kedondong, Unsur Forkopimda, Para Kepala Sekolah Se-kecamatan Way Lima. (Devis/Yd)












Komentar