TANGGAMUS – Proyek Pengadaan 5 (Lima) unit Mobil Ambulance dan 9 (Sembilan) unit Mobil Pusling di Kabupaten Tanggamus menuai kontroversi dari masyarakat, hal itu dikarenakan kurangnya tranparansi dari dinas terkait.
Tokoh masyarakat Kabupaten Tanggamus yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, Bagaimana Tanggamus bisa maju jika tidak adanya tranparansi dalam pengelolaan anggaran yang ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus. “Seperti proyek pengadaan Mobil Ambulance dan Mobil Pusling untuk melayani masyarakat sesuai kebutuhannya, ” ungkap sumber tersebut.
Salah satu lembaga profesi juga ikut berkomentar terkait hal tersebut, menurutnya perusahaan sekelas PT dan juga CV yang berdomisili di Provinsi Lampung sangat susah untuk mengakses server yang di tayangkan oleh LPSe Kabupaten Tanggamus, tentang tender dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam pengadaan Mobil Ambulance dan Mobil Pusling.
Menurutnya Diduga adanya proses sembunyi sembunyi Dinkes itu sendiri atau lebih tepatnya sudah diseting mana perusahaan yang mereka akan menangkan dalam tender tersebut.
“Seharusnya, proses lelang tender pengadaan mobil ambulance dan mobil pusling adakan pengumuman baik di media cetak ataupun media elektronik supaya masyarakat bisa tau, tetapi tender dari Dinas Kesehatan tidak seperti biasa yang kita ketahui, dengan adanya kontroversi dari semua kalangan masyarakat di sinyalir adanya proses lelang tender tersebut sudah ditentukan lebih awal siapa yang akan dimenangkan atau lebih tepatnya sudah di kondisikan siapa pemenang tender tersebut,”tukasnya.
Saat disambangi Surat Kabar Harian (SKH) Sir Lampung News untuk klarifikasi terkait tender tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan, Bambang mewakili Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Taufik Hidayat mengatakan, bahwa semua prosedur lelang sudah dilalui dari awal perencanaan sampai penentuan pemenang tender.
“Saya sendiri seleku Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK). Ada pun yang kita lelang diantaranya:
Pengadaan Mobil Pusling sebanyak 9 unit, ada pun satuan harganya Rp 610.000.000,- per-unitnya.Pengadaan Mobil Ambulance sebanyak 5 unit, adapun satuan harganya Rp 699.000.000,- per-unitnya.,”kata Bambang.
Menurutnya, merk mobil yang dibutuhkan pasti sudah ditentukan yaitu Mitsubishi Triton baik mobil ambulance atau pun mobil puslingnya. Dirinya juga meminta kepada wartawan SKH Sir Lampung News untuk tidak memuat hal ini di media cetak ataupun online.
“Karena ini sudah saya sampaikan dengan Kepala Dinas, pesan Kepala Dinas mohon betul jangan di tulis dikoran atau online ya mas, ” pinta Bambang.(Suryadi)








Komentar